Blessing trough Friends

15 08 2005

“Tuhan, terima kasih ya….”. Doa seorang anak dalam kesunyian malam. Walaupun siang itu dunia seakan tidak lagi bersahabat. Orang-orang terdekatnya satu per satu pergi. Ketika ia membutuhkan dunia untuk bersamanya melalui berlikunya perjalanan hidup.

Tetapi perpisahan itu seakan membuka sebuah pintu yang dahulu sulit sekali bergeser dari porosnya. Seakan sebuah pembuktian bahwa jarak dan waktu hanya sebuah garis khayal yang nyata, namun persahabatan merekatkan semua yang terpisah.

Mungkin persahabatan merupakan perpanjangan tangan Tuhan. Tangan yang telah membukakan sebuah jalan, menguatkan topangan diri yang begitu rapuh terdera oleh cobaan dan tempaan. Yang begitu suci untuk dirusak.

Bagai terlahir kembali bersama mentari yang mengintip dari balik embun pagi. Bersama awan menjalani kembali titian kehidupan, untuk mengulang kembali siklus dunia.

“Now perhaps just an ordinary night. But trough my prayer before I sleep tonight, I thank to God for the greatest blessing me a friend like you. Thank you God….”
Quoted from Ilham’s sms’ to friends on June 15, 2004
.

Publicités

Actions

Information

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s




%d blogueurs aiment cette page :