Surat untuk Rani

1 08 2008

n526549866_1125148_4052Tidak akan pernah mudah ketika aku harus menghadapi keluarga ku, khususnya adik perempuan ku ini. Waktu yang kulalui bersamanya selama 18 tahun bersama, sejak Taman Kanak-kanak hingga SMA, hingga akhirnya masing-masing memiliki hidupnya sendiri-sendiri ketika aku mulai mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

Pagi ini terasa begitu cerah, hingga satu pesan singkat di telepon genggamku yang dikirim olehnya. Seakan-akan dunia runtuh ketika aku mulai membaca sms tersebut. Aku merasa belum siap menghadapi adik perempuan ku ini, aku tidak menyangka akan terjadi secepat ini dan sepagi ini.

Adik ku, aku hanya ingin kau mengerti bahwa inilah kakak mu yang kau kenal dulu. Bukan salah siapa-siapa, bahkan mereka yang telah mengolok-olok aku ketika aku kecil pun tidak bersalah, aku memaafkan mereka. Aku menerima keadaan ku sekarang ini dengan bahagia Adik ku, dapat kah kau sedikit berbahagia untuk ku? Aku tahu sulit bagimu untuk dapat menerima ini semua, bahkan bukan penerimaan mu yang ku ingin kan. Ku hanya ingin kamu mengerti bahwa ini semua adalah kebahagiaan ku.

Aku mengerti bila kamu merasa malu dan itu adalah hak kamu. Hak kamu untuk marah dan kecewa. Adik ku, tidak akan ada satu hal pun yang merubah kasih-sayang ku kepada mu, walau setelah ini kau membenci ku dan tidak lagi mau bicara dengan aku. Aku menerimanya dengan ikhlas.

Cinta dan sayang ku pada mu melebihi apapun didunia ini. Aku adalah aku yang kamu kenal 24 tahun yang lalu Rani. Aku akan tetap bangga memiliki adik seperti kamu. Yang selama ini kusadari telah menjadi wanita dewasa. Aku tidak tau lagi bagaimana untuk meyakinkan kamu. Satu yang ku yakin adalah cinta-kasih kita sebagai kakak-adik dapat mengatasi ini semua.

I Love you my little Sister, Rani

Publicités

Actions

Information

One response

18 01 2010
yos

Rani….

Manusia diciptakan tidak ada yang sama….ada warna kulit, jenis kelamin, ras, hobby, kecenderungan dan lainlain. Adalah sangat berbesar hati jika kita bisa menerima perbedaan itu walaupun menyakitkan….kita tidak harus selalu sama untuk bisa bersama…pun juga tidak selalu harus berbeda baru bisa bersama-sama.

Ada prinsip yang tidak bisa kita lewati Rani….dan untuk selalu benar…peganglah prinsip itu.

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s




%d blogueurs aiment cette page :